KPM Khusus Pendidik: Universitas Islam Aceh Tempatkan Mahasiswa RPL di MTsN 2 Aceh Timur
KPM Khusus Pendidik: Universitas Islam Aceh Tempatkan Mahasiswa RPL di MTsN 2 Aceh Timur

Sinergi Kampus dan Madrasah, Program KPM Terpadu UIA Sasar Tata Kelola Mutu di Aceh Timur

ACEH TIMUR — Universitas Islam Aceh (UIA) resmi membuka dan melepas mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) khusus jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Seremonial pembukaan dan penempatan mahasiswa tersebut dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Aceh Timur, Sabtu, 27 Juni 2026.

Berbeda dengan program pengabdian mahasiswa reguler, seluruh peserta KPM ini merupakan mahasiswa jalur RPL yang merupakan para guru serta tenaga kependidikan aktif di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Kegiatan terpadu ini mengusung tema “Mengabdi untuk Negeri, Berkarya untuk Madrasah, Berkolaborasi untuk Pendidikan Islam yang Lebih Baik”.

Rektor Universitas Islam Aceh Dr Nazaruddin MA, menyatakan bahwa kehadiran para mahasiswa KPM jalur RPL ini diproyeksikan untuk menjadi pemantik inovasi pada madrasah tempat mereka mengabdi. Mengingat latar belakang peserta yang sudah memiliki rekam jejak sebagai pengajar aktif, program ini diarahkan untuk mengintegrasikan pengalaman kerja lapangan dengan peningkatan kapasitas teoretis-akademik di kampus.

“Mahasiswa KPM RPL bukan lagi belajar dari nol, melainkan membawa segudang pengalaman sebagai pendidik. Gunakan momentum ini untuk melahirkan karya nyata bagi madrasah, mengabdi dengan hati, dan berkolaborasi erat demi masa depan pendidikan Islam yang lebih bermutu,” ujar Nazaruddin dalam arahannya saat membuka acara secara resmi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIA Dr Malik Adharsyah Lc MA, ikut menambahkan, program terpadu ini menjadi ruang pembuktian kualitas insan akademik di tengah masyarakat. Pihak LPPM mendorong para peserta untuk memperkuat komitmen pengabdian, mengonsep inovasi pembelajaran berbasis teknologi, serta memperluas jejaring kemitraan antarlembaga pendidikan Islam.

Respons positif juga disampaikan oleh perwakilan Kantor Kemenag Aceh Timur dan Kepala MTsN 2 Aceh Timur selaku tuan rumah. Pihak madrasah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan bersinergi dengan para mahasiswa selama program pengabdian berjalan, dengan target luaran berupa peningkatan mutu pembelajaran serta penguatan tata kelola administrasi madrasah di wilayah Aceh Timur.

Agenda pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, antara lain Ketua LPPM UIA, Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIA, Kepala Tata Usaha beserta jajaran civitas akademika UIA, unsur pimpinan Kemenag Aceh Timur, dan Kepala Sekolah MTsN 2 Aceh Timur.

Acara diakhiri dengan prosesi pelepasan mahasiswa secara simbolis serta sesi foto bersama lintas institusi.

Belum ada komentar

Artikel Terkait