Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BEM UIA dan Relawan Rumah Zakat Bireuen Gelar Inisiatif Lingkungan
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BEM UIA dan Relawan Rumah Zakat Bireuen Gelar Inisiatif Lingkungan

Presma UIA Tegaskan Komitmen Kolaborasi Keberlanjutan dalam Aksi Pelestarian Lingkungan

BIREUEN — Dalam upaya memperkuat kontribusi ekologis serta implementasi pengabdian kepada masyarakat, lima delegasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Aceh (UIA) bersama LDK Forsia berpartisipasi dalam Aksi Bersih Pantai di kawasan pesisir Pantai Alue Bie Pusong, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Minggu, 19 Juli 2026.

Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh Relawan Rumah Zakat Cabang Bireuen tersebut dirancang sebagai langkah konkret dalam merespons isu pencemaran wilayah pesisir.

Selain berfokus pada pembersihan sampah fisik, inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan masyarakat, menumbuhkan etos gotong royong, serta mengedukasi pentingnya konservasi ekosistem laut secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Presiden Mahasiswa UIA Muammar Kadafi, mengapresiasi keterlibatan aktif para mahasiswa dalam kegiatan kolektif berbasis kepedulian lingkungan tersebut. Menurutnya, partisipasi mahasiswa di ruang publik merupakan manifestasi dari peran akademisi sebagai agen perubahan sosial.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di kalangan generasi muda,” sebutnya.

Muammar juga berharap kolaborasi positif seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial dan lingkungan lainnya demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam aksi lapangan ini, BEM UIA mengutus tiga perwakilannya, yaitu Muammar Kadafi, Azira Kana, dan M. Chairul Amri. Sementara itu, LDK Forsia mengirimkan dua delegasi, yakni Mahabbi dan Nasyira Ramadhana, untuk memperkuat sinergi tim relawan di lokasi.

Keikutsertaan elemen mahasiswa UIA dalam agenda ekologis ini mengukuhkan komitmen institusional kampus dalam mendukung gerakan sosial ber-dampak (social impact).

Sinergi antar-lembaga kemanusiaan dan organisasi kemahasiswaan ini diharapkan menjadi stimulus bagi penguatan jejaring kepedulian lingkungan yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Aceh.

Belum ada komentar

Artikel Terkait