Junaidi Dosen UIA jadi pendamping pembentukan BMG
Terapkan Prinsip 3T, UIA Dampingi Penyaluran Pembiayaan Baitul Mal Pidie Jaya

Gandeng UIA, Baitul Mal Pidie Jaya Akselerasi Pembentukan Baitul Mal Gampong

MEUREUDU — Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya bekerja sama dengan Universitas Islam Aceh (UIA) menggelar Arahan Teknis Penyaluran Pembiayaan dan Pembentukan Baitul Mal Gampong (BMG) di Ruang Rapat Baitul Mal Pidie Jaya, Senin, 7 September 2026.

Agenda kelembagaan ini diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas tata kelola pembiayaan syariah sekaligus memperpendek rantai pelayanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga ke tingkat gampong.

Hadir sebagai narasumber utama, dosen UIA Dr Junaidi Poroh MSh bersama Plt. Kepala Baitul Mal Pidie Jaya, Tgk. Bukhari.

Dalam pemaparannya, Junaidi menekankan pentingnya penerapan prinsip 3T—Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu—dalam skema penyaluran dana.

“Pembiayaan dalam BMG ini nantinya harus diprioritaskan bagi mustahik produktif, salah satunya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) gampong sebagai instrumen pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan,” sebutnya.

Selain penyaluran pembiayaan, tambah Junaidi, forum ini bisa merumuskan langkah strategis pembentukan dan penguatan kelembagaan BMG yang berkoordinasi langsung dengan pimpinan gampong.

“Mengantisipasi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal dalam administrasi keuangan, UIA berkomitmen memberikan pendampingan akademis dan pelatihan keuangan syariah bagi pengurus BMG secara berkala selama enam bulan ke depan,” pungkas Junaidi.

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan Baitul Mal, keuchik, sekretaris desa, serta calon pengurus BMG se-Kabupaten Pidie Jaya ini ditindaklanjuti dengan komitmen penerbitan pedoman teknis dan Surat Keputusan (SK) resmi.

Langkah tersebut diambil guna memberikan kepastian hukum, menjamin transparansi, serta memastikan efektivitas penyaluran dana ZIS secara berkelanjutan.

Belum ada komentar

Artikel Terkait