Perkuat Rekognisi Nasional, Universitas Islam Aceh Unjuk Gigi pada Forum PPMPI XIII di UNUJA
Perkuat Rekognisi Nasional, Universitas Islam Aceh Unjuk Gigi pada Forum PPMPI XIII di UNUJA

Integrasikan AI dan OBE, Dosen MPI UIA Bireuen Raih Predikat ‘Most Inspiring Lecturer’

SITUBONDO – Dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Aceh (UIA) Bireuen, Drs Yusri MA meraih dua penghargaan nasional dalam ajang MPI Award 2026 yang berlangsung di Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Situbondo, Jawa Timur, Jumat, 24 Juli 2026.

Penganugerahan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian utama Temu Tahunan XIII Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia dan International Annual Conference on Islamic Education Management (ACIEM) 2026 yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026.

Dalam ajang ini Yusri berhasil memboyong penghargaan untuk dua kategori sekaligus, yakni Most Inspiring Lecturer dan Dosen dengan Metode Mengajar Paling Kreatif.

Apresiasi tingkat nasional ini diberikan atas rekam jejak dedikasi, inovasi rancangan instruksional, serta penerapan metodologi pedagogi transformatif yang relevan dengan perkembangan kompetensi mahasiswa di era digital.

Merespons capaian tersebut, Yusri, menegaskan bahwa penganugerahan ini menjadi momentum krusial bagi akselerasi mutu akademis di lingkungan UIA.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk rekognisi, melainkan katalisator dan dorongan moral bagi seluruh civitas akademika UIA Bireuen. Dimana dalam kesempatan tersebut, Rektor UIA Dr Nazaruddin MA juga mendapatkan penghargaan Outstanding Rector Leadership Award,” sebut Yusri yang juga Ketua Program Studi MPI.

Lebih lanjut, kata Yusri, prodi MPI akan terus meningkatkan kualitas metodologi pembelajaran, memperluas jejaring kemitraan internasional, serta memperkuat ekosistem dan budaya riset yang progresif agar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di Kampus Paya Lipah.

Forum ilmiah tahunan yang mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan (AI), Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global” tersebut diikuti oleh sekitar 110 pimpinan dan akademisi perwakilan PTKIN serta PTKIS dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum PPMPI Indonesia, Prof Dr Sri Rahmi MA, menegaskan bahwa dinamika pendidikan tinggi saat ini menuntut akselerasi dan adaptabilitas keilmuan yang masif.

“Tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut Program Studi MPI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta menghasilkan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Sri Rahmi.

Partisipasi serta pencapaian yang diraih oleh sivitas akademika MPI UIA Bireuen pada forum internasional ini kian memperkokoh posisi institusi dalam mendorong transformasi tata kelola pendidikan Islam.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi, adaptif terhadap arus teknologi, serta berorientasi pada standar mutu global.

temu tahunan ppmpi yusri

Belum ada komentar

Artikel Terkait