PAYA LIPAH – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Islam Aceh (UIA) menyelenggarakan Kuliah Umum dan Seminar Kewirausahaan bertajuk “Penguatan Literasi Ekonomi dan Finansial: Menghadapi Dinamika Global Melalui Kebijakan Moneter dan Digitalisasi UMKM” di Aula Tgk Chik Abdurrahman, Kampus Paya Lipah, Senin, 7 September 2026.
Agenda kelembagaan yang menandai dimulainya Tahun Akademik 2026/2027 ini dihadiri ratusan peserta lintas sektor, mulai dari pelajar tingkat SMA/MA/SMK, mahasiswa, dosen, hingga para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Bireuen.
Forum akademis ini menghadirkan perwakilan Perwakilan Kantor Bank Indonesia (KPw BI) Lhokseumawe, Iwit Karwito dan Zulfahmi, yang memaparkan instrumen kebanksentralan, stabilitas kebijakan moneter, pengendalian inflasi, serta teknis pencatatan keuangan digital.
Selain itu, Kepala Bank Aceh Syariah Malikussaleh Bireuen, Muslim, turut hadir menyampaikan strategi penguatan kapasitas dan akselerasi digitalisasi sektor UMKM dan pembiayaan bagi masyarakat Aceh yang terbuka lebar di tengah era disrupsi.
Wakil Rektor Bidang Akademik UIA, Dr Dhiauddin MPd, menyampaikan apresiasi atas inisiatif GenBI UIA dalam mengeskalasi pemahaman literasi finansial sivitas akademika di awal semester. Pihaknya menilai kegiatan ini menjadi ruang kritis bagi mahasiswa untuk merespons isu-isu ekonomi nasional dan global secara konstruktif, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kemitraan strategis dari Bank Indonesia dan Bank Aceh Syariah.
“Agenda kuliah umum ini sudah menjadi kegiatan yang membuka awal semester, dan tahun ini dibuka untuk umum. Kita berharap mahasiswa yang tergabung di GenBI bisa terus memberikan inovasi terbaru dan kegiatan yang memberikan dampak luas, serta menjadi pemicu agar mahasiswa UIA ke depan terus aktif hingga ke tingkat global,” ujar Dhiauddin.
Ketua Panitia Kuliah Umum, Safwan Fajar, menambahkan bahwa rangkaian perhelatan ini telah dipersiapkan secara matang sejak Agustus lalu melalui bimbingan intensif dari pembina GenBI UIA serta dukungan penuh rektorat.
Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memperluas indeks inklusi keuangan sekaligus mendorong terciptanya ekosistem wirausaha muda yang adaptif di Kabupaten Bireuen.

















Belum ada komentar