UIA Jajaki Kerja Sama Internasional, Gandeng Jaringan Universitas Terbesar di Malaysia
UIA Jajaki Kerja Sama Internasional, Gandeng Jaringan Universitas Terbesar di Malaysia

Perluas Kemitraan Global, UIA Teken MoU dan Visiting Lecture dengan UiTM Malaysia

PAYA LIPAH – Universitas Islam Aceh (UIA) resmi menjalin kemitraan internasional dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Perak, Malaysia. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan pelaksanaan kuliah tamu (visiting lecture) di ruang rapat Kampus UIA Paya Lipah, Rabu, 15 Juli 2026.

Agenda internasional tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIA, Dr Dhiauddin MPd dan hadir mendampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIA, Edi Mizwar MPd beserta jajaran dekanat, dosen, dan perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutanya, Dhiauddin menyatakan bahwa kemitraan lintas negara ini diproyeksikan menjadi titik awal yang kuat bagi kedua institusi untuk merealisasikan kolaborasi tridarma perguruan tinggi, meliputi sektor pendidikan, penelitian berkelanjutan, dan pengabdian masyarakat.

“Langkah kerja sama ini bisa menjadi peluang bagi UIA untuk terus membangun kolaborasi tridarama perguruan tinggi dengan kampus-kampus yang ada di negeri jiran, apalagi UIA setiap tahunnya selalu mengadakan Kuliah Pengabdian Mahasiswa (KPM) terpadu ke Malaysia dan ini juga peluang bagi para mahasiswa baik dari tingkat sarjana dan pascasarjana,” ungkapnya.

Adapun delegasi dari UiTM Perak Malaysia dipimpin oleh Prof Madya Dr Muhd Imran Abd Razak selaku Koordinator Pra Siswazah, Akademi Pengajian Islam Kontemporari UiTM Cawangan Perak serta anggotanya Dr Shahril Nizam Zulkipli juga turut hadir dalam pertemuan ini antara lain Dr Mohd Zahirwan Halim Zainal Abidin, Dr Paiz Hassan, Dr ‘Adnin Ibrahim, Dr Muhammad Yusri Yusof, Nurul Khairiah Khalid, dan Mohd Syukri Mohd Noor.

Dalam paparannya, Muhd Imran Abd Razak menyambut baik inisiasi pertemuan tatap muka ini. Pihaknya mendorong agar kesepakatan MoU ini dapat segera ditindaklanjuti secara konkret menjadi Nota Kesepahaman Kerja Sama atau Memorandum of Agreement (MoA).

“Kami mengajak agar setelah penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak bisa langsung merumuskan MoA. Fokusnya bisa diarahkan pada program pertukaran mahasiswa (student exchange) serta pelaksanaan kolokium ilmiah bersama yang dapat melibatkan jaringan UiTM di berbagai wilayah Malaysia,” ujar Muhd Imran.

Sebagai informasi UiTM merupakan sistem universitas terbesar di Malaysia yang mengelola jaringan luas sebanyak 34 kampus. Institusi ini terdiri atas 1 kampus induk yang berpusat di Shah Alam, 13 kampus cabang otonom di berbagai negara bagian, serta lebih dari 20 kampus satelit.

Setelah sesi penandatanganan kesepakatan selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi visiting lecture oleh delegasi UiTM. Sesi akademis tersebut diakhiri dengan forum diskusi interaktif serta tanya jawab antara pemateri, mahasiswa, dan sivitas akademika UIA yang hadir di lokasi.

Belum ada komentar

Artikel Terkait