PAYA LIPAH – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) FORSIA Universitas Islam Aceh (UIA) menyelenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) di Kampus UIA Paya Lipah, Kabupaten Bireuen, yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 20–21 Juni 2026.
Kegiatan bertema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Iman, Menyiapkan Generasi Dakwah Masa Depan” ini berfokus pada pembinaan karakter dan penguatan jaringan keislaman antarpelajar dan mahasiswa.
Forum pembinaan spiritual ini mengonsolidasikan sekitar 70 peserta dari berbagai institusi pendidikan di Aceh. Di antaranya berasal dari siswa MAN 2 Bireuen, MAN 3 Bireuen, pengurus LDK FORDIMA Politeknik Negeri Lhokseumawe, LDK Al-Kautsar Universitas Malikussaleh, serta perwakilan pengurus LDK FORSIA UIA selaku fasilitator utama.
Rektor Universitas Islam Aceh, Dr Nazaruddin MA yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pembinaan kepemudaan berbasis nilai-nilai keagamaan ini. Menurutnya, ketahanan spiritual merupakan salah satu pilar penentu dalam membentuk integritas moral generasi muda di tengah dinamika sosial.
“Pembinaan spiritual merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi anak muda lainnya untuk menyebarkan dampak positif secara berkelanjutan,” ujar Nazaruddin.
Amir LDK FORSIA UIA Mahabbi, menjelaskan bahwa MABIT ini diproyeksikan sebagai wadah berkala, bukan sekadar seremonial.
“Selama dua hari satu malam, para peserta melewati rangkaian agenda terstruktur yang dirancang untuk menjaga keseimbangan aspek spiritual, intelektual, dan sosial,” sebutnya.
Agenda tersebut, tambah Mahabbi, meliputi pembacaan Al-Ma’tsurat petang dan pagi, ibadah shalat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, diskusi kelompok, simulasi kerja sama (ice breaking), muhasabah, qiyamul lail, serta olahraga bersama sebelum penutupan kegiatan.
Sementara itu, Amirah LDK FORSIA UIA, Rahmatul Idami, menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah mematangkan karakter pemuda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus memperluas jaringan komunikasi positif antarpelajar.
Melalui orientasi program strategis ini, LDK FORSIA UIA menargetkan luaran berupa peningkatan kualitas ibadah individu dan terbangunnya sinergi yang lebih solid di antara para aktivis dakwah sekolah dan kampus di wilayah kerja terkait demi kontribusi positif di lingkungan masyarakat.









Belum ada komentar