KUALA LUMPUR — Mahasiswa Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Aceh (UIA) melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Terpadu di Malaysia selama 20 hari.
Agenda internasional ini dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional sekaligus memberikan pengalaman belajar lintas negara bagi civitas akademika.
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) serta Program Studi Ekonomi Syariah. Selama di Malaysia, para peserta ditempatkan di dua lembaga profesional, yaitu Pewarisan Sdn Bhd di Kuala Lumpur dan My Pusaka di Negeri Sembilan.
Mahasiswa mengikuti serangkaian aktivitas yang mencakup praktik lapangan, observasi, diskusi, hingga pemahaman tata kerja kelembagaan.
Bagi mahasiswa Hukum Keluarga Islam, program ini menjadi sarana mendalami praktik kewarisan, pengelolaan harta pusaka, serta perbandingan antara teori hukum Islam di perkuliahan dengan penerapan praktis di Malaysia. Sementara bagi mahasiswa Ekonomi Syariah, agenda ini berfokus pada penguatan keterampilan administrasi, pelayanan masyarakat, analisis ekonomi, dan manajemen aset syariah.
Dekan Fakultas Syariah UIA, M Iqbal Lc MAg CPM, menjelaskan bahwa pelaksanaan PPL dan KPM Terpadu di luar negeri merupakan bagian dari penerapan metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
“PPL dan KPM Terpadu di Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat secara langsung praktik hukum keluarga, kewarisan, pengelolaan harta pusaka, dan aktivitas kelembagaan dalam perspektif yang lebih luas. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang kompeten, adaptif, profesional, dan memiliki wawasan global,” ujar Iqbal, Rabu, 7 Oktober 2026.
Program internasional ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan kedua lembaga mitra di Malaysia, yakni CEO Pewarisan Sdn Bhd, Khairulnizam bin Mustafa Kamal, serta CEO My Pusaka, Khairulazman bin Mustafa Kamal.
Kedua instansi menyambut positif kehadiran mahasiswa UIA sebagai bentuk sinergi akademik dan praktisi dalam bidang pengelolaan harta serta pelayanan publik berbasis syariat.
Melalui program 20 hari ini, UIA terus berkomitmen memperluas jejaring kerja sama internasional guna melahirkan lulusan yang berintegritas, berdaya saing, dan berwawasan global.



Belum ada komentar