wisuda bupati bireuen rektor
Sinergi PT dan Daerah, UIA Dorong Lulusan Inovatif Membangun Bireuen

Sinergi PT dan Daerah, UIA Dorong Lulusan Inovatif Membangun Bireuen

PAYA LIPAH – Rektor Universitas Islam Aceh (UIA) Dr Nazaruddin MA dan Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST, menyampaikan pesan strategis mengenai etika pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta peran lulusan dalam pembangunan daerah pada Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-38 UIA di Auditorium Terbuka Kampus Paya Lipah, Selasa, 20 Oktober 2026.

Dalam pidato resminya di hadapan 227 wisudawan, Nazaruddin, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga kejujuran ilmiah. Ia mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, adab, dan nilai moral.

“Kecerdasan tanpa kejujuran bisa menjadi alat manipulasi, keahlian tanpa etika dapat memicu malapetaka. Di era digital, tantangan utama bukan sekadar mencari informasi, melainkan menjaga kejujuran, menangkal hoaks, menghindari manipulasi data, dan mencegah plagiarisme. Reputasi dibentuk oleh prestasi, tetapi kehormatan hanya dapat dipertahankan melalui integritas,” tegas Nazaruddin.

Nazaruddin menambahkan bahwa gelar akademik merupakan titik awal tanggung jawab sosial. Keberhasilan alumni diukur dari kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, bakti kepada orang tua, serta kemampuan berpikir kritis dan beradaptasi secara positif di era digital.

Sementara itu, Bupati Bireuen, Mukhlis, menyambut baik peran strategis UIA sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai keislaman di Kabupaten Bireuen.

Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi mitra pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis sains serta mendorong inovasi daerah.

“Saya berharap UIA terus memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, memperluas kerja sama dengan pemerintah dan dunia usaha, serta mendorong penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mukhlis.

Bupati Mukhlis juga mendorong para lulusan UIA untuk berkontribusi aktif mengoptimalkan potensi lokal Kabupaten Bireuen di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan UMKM. Alumni UIA diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan menghadirkan solusi konkret bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kopertais Wilayah V Aceh Paparkan 4 Pilar Penguatan PTKIS

Wakil Koordinator (Wakor) Kopertais Wilayah V Aceh, Prof Dr Kusmawati Hatta MPd, memaparkan empat pilar strategis yang wajib dipersiapkan dan dijalankan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dalam merespons dinamika mutu pendidikan tinggi.

Empat aspek utama yang disoroti meliputi pengembangan kelembagaan dan sarana prasarana (sarpras), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penjaminan mutu berstandar nasional, serta penguatan kompetensi lulusan agar memiliki daya saing tinggi.

Prof Kusmawati menjelaskan bahwa pengembangan kelembagaan memerlukan dukungan terpadu dari seluruh unsur elemen, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga jejaring mitra eksternal. Menurutnya, eksistensi UIA saat ini sudah sangat dikenal luas dengan berbagai capaian keunggulan yang telah diraih.

“Terkait sarana dan prasarana, ini kerap menjadi kendala bagi sebagian besar PTKIS dengan alasan efisiensi. Namun, dengan keunggulan dan capaian yang telah diraih Universitas Islam Aceh, kami berharap keterbatasan sarpras tidak menjadi penghalang untuk membawa lembaga ini menuju taraf internasional,” ujar Kusmawati.

Dalam pilar pengembangan SDM, Kopertais Wilayah V Aceh mendorong institusi dan pemerintah daerah untuk berinvestasi jangka panjang pada peningkatan kapasitas dosen serta tenaga kependidikan, terlebih bagi akademisi berusia muda.

“Ketika banyak dosen muda yang bersemangat menambah ilmu pengetahuan, lembaga berhak mendukung dan memberi kesempatan. Kami juga berharap Pemda memberi dukungan nyata dan tertulis. Dukungan sistemik dari pemerintah daerah merupakan salah satu indikator keberhasilan serta kunci kesinambungan lembaga ke depan,” pungkasnya.

Belum ada komentar

Artikel Terkait